Tiada kata yang dapat menggambarkan bagaimana bersarnya perjuangan seorang Ibu

Engkaulah wanita pelita di dalam jiwa

Engkaulah wanita mulia permata surga

 

Begitulah kira-kira lirik apik yang dibawakan oleh pendatang baru duo nasyid asal Yogyakarta, Ramsyah Nasheed. Dengan sentuhan nuansa melayu yang khas, nasyid ini seakan menenggelamkan penikmatnya dengan komposisi manis antara perpaduan musik dan lirik yang cukup menyentuh. Ya, tentu saat kita mengenang bagaimana perjuangan seorang Ibu membesarkan kita, mata kita tak henti-hentinya menesteskan air mata. Bagaimana seorang Ibu begitu sabar saat kita banyak merepotkannya, mengganggunya saat terlelap dan terkadang kita menyakiti perasaannya. Tapi, Ibu begitu tegar dan sabar membimbing kita hingga anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Nasyid ini seakan menarik kita ke memori masa-masa itu. Masa dimana saat kita dilahirkan. Masa dimana saat kita memintanya untuk ditemani dalam kegelapan. Masa dimana saat kita dinasehati dengan kata-kata bijaknya. Masa dimana Ibu begitu lembut memberikan kasih sayangnya. Semua itu dilakukan dengan ikhlas dan penuh cinta dengan anaknya. Masuk ke bagian reff pada nasyid ini, seakan membuat pendengarnya tenggelam dalam lantunan lembut cinta seorang Ibu kepada anaknya yang tak akan dapat membalas segala yang diberikannya. Begitu tinggi derajatnya, hingga menjadi permata surga.

Ah, rasanya tak cukup kata bagaimana anakmu harus menggambarkannya.

Nasyid ini tak lepas dari tangan dingin seorang musisi nasyid, Diky Fatih. Aransemen musik melayu yang khas dengan bunyi tabla dikombinasikan dengan lagu dan lirik dari kang Dede Herdiansyah, seakan membuat harmonisasi yang manis saat didengarkan. Kang Dede sendiri adalah seorang munsyid yang cukup lama di dunia nasyid Jogja. Beliau adalah salah satu munsyid dari grup nasyid acapella asal kota gudeg, Awallun Nasyid. Mas Ded, begitu biasa disapa, menciptakan lagu ini sebenarnya cukup lama. Karena tergabung dalam satu grup dengan Awallun Nasyid, mas Ded memiliki inisiatif mewujudkan lagu ini dalam satu single nasyid komplit dengan musik dan jadilah menggandeng Ramli Salman. Akhirnya duo Ramsyah Nasheed terbentuk. Ramsyah sendiri adalah singkatan dari dua nama personilnya yakni Ramli dan Herdiansyah.

Sejak saat itulah, single “Permata Surga” mulai diproduksi dengan bekerjasama dengan musisi nasyid Diky Fatih di studio DFP Record. Bak gayung bersambut, promo single “Permata Surga” bertepatan dengan project Album Kompilasi Nasyid Jogja 2015 yang digawangi oleh Asosiasi Nasyid Nusantara Yogyakarta. Akhirnya, tembang “Permata Surga” resmi masuk dalam album tersebut.

Dan mendapat sambutan hangat dari penikmat nasyid. Dan saat ini, Ramsyah Nasheed sedang proses pembuatan video klipnya.

Semoga nasyid ini dapat menginspirasi untuk selalu berbakti kepada setiap Ibu kita.

Berikut liriknya :

RAMSYAH NASHEED
Permata Surga
Cipt. Dede Herdiansyah
Arranger : Diky Fatih
Begitu berat perjuanganmu ibu
melahirkan ku di kala dulu aku terlahir
Semangatmu tak pernah pudar
dikala malam ku menangis memintamu
menemaniku

Bridge:
Engkaulah wanita mulia permata surga
Engkaulah wanita pelita didalam jiwa

Rasa rindu nasihat lembut darimu
kan kuingat dan kan jaga dalam hidupku
Kasih sayang yang kau berikan
untukku sepenuh hati kau berikan
tanda ikhlasmu.

Back to Bridge

Reff
Ibu… lembut cintamu kepadaku
tak mampu aku membalasnya selembut itu
Ibu… hanya restumu yang kunanti
agar ku tegar menapaki jalan hidup ini

Engkaulah wanita mulia permata surga
Engkaulah wanita pelita didalam jiwa

Lagu ini bisa didapatkan di Album Kompilasi Nasyid Yogyakarta 2015 :

kompilasi album nasyid

Order album : 085743989578

Dan preview lagu permata surga dapat didengarkan di :